Medan (WartaDhana.Com): Bupati Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Syaipullah Nasution diminta jangan hanya chek.ombak perihal masih banyaknya lokasi ilegal Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di beberapa Kecamatan yang ada di Wilayah Kabupaten Madina.
Demikian hal tersebut dikatakan salah seorang praktisi hukum di Sumut Edwin S. Pohan SH kepada media, Jumat (3/10) di Medan. Lebih lanjut disebutkan Pohan, dapat kita ketahui sebelumnya Bupati Madina Syaipullah pada 17 April 2025 pernah mengeluarkan surat instruksi kepada beberapa Camat agar menghentikan segala kegiatan PETI di wilayah Kecamatan masing-masing.
“Yang jadi pertanyaan apakah seluruh Camat yang sudah diberikan surat pemberitahuan untuk menghentikan segala aktivitas PETI tersebut sudah melaporkan kepada Bupati. Atau apakah Bupati yang belum memanggil para Camat-camat untuk meminta keterangan tentang aktivitas PETI di wilayah masing-masing Kecamatan,” ujar Edwin S. Pohan yang cukup dekat dengan berbagai kalangan.
Selain itu juga sebut Pohan, dari data yang kita dapat masih banyak PETI yang beroperasi di Kabupaten Madina. Termaksud di Kecamatan -kecamatan yang sudah diberikan surat peringatan dari Bupati.

Dalam hal ini pastinya Bupati jangan hanya sekedar chek ombak saja. Karena, dapat kita ketahui imbas dari aktivitas PETI ini sudah jelas imbas musibahnya kepada masyarakat. Diantaranya terjadi banjir, ataupun longsor, sebut Pohan.
“Untuk itu, kata Edwin S. Pohan yang akrab disapa bang Pohan berharap juga ketegasan dari aparat penegak hukum. Kalau mau melakukan razia ayo semua lokasi PETI semua di razia, jangan tebang pilih. Sisir habis semua pelaku PETI,” tandas bang Pohan.
Secara terpisah, ketika media mengkonfirmasi hal tersebut kepada Bupati Kabupaten Madina Saipullah Nasution melalui pesan singkat WA dengan no +62 811-897XXXX perihal tindak lanjut dari surat pemberitahuan yang ditandatangani oleh Bupati pada 17 April 2025 apakah hanya chek ombak saja. Karena sampai sekarang Pelaku PETI masih ber-aktivitas. Terlihat pesan sudah contreng biru dan tidak ada balasan atau jawaban dari Bupati Saipullah. (Tim)