Medan ( WartaDhana Com): Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sumatera Utara (LHK) Yuliani Siregar mengatakan, Telah terjadi kebakaran hutan dan lahan pada hari Kamis, (18 / 7/2024) pukul 09.30 Wib sumber titik Api berada pada lokasi di Dusun Simpang Bage Nagori Sinar Naga Meriah Kecamatan Pematang Silima Huta Kabupaten Simalungun.
” Kebakaran tersebut maka hutan Sipiso-piso tersebut akan direboisasi,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi yang mengatakan berdasarkan laporan dari UPT-KPH Siantar-Simalungun Sukendra Purba, Jumat (19/7/2024) melalui telefon.

Lebih lanjut dikatakan Kadis KLH awal sumber api berasal dari Dusun Simpang Bage, Nagori Sinar Naga Meriah Kecamatan Pematang Silima Huta Kabupaten Simalungun yang terletak pada Koordinat lokasi 2 55 34.218 dan 98 32 46.876, berada pada kawasan hutan lindung (Gunung sipiso piso), sebut Kadis KLH yang akrab disapa kak Yuli yang cukup dekat dengan media.
Secara terpisah, KPH Siantar-Simalungun menjelaskan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Sumut akan mereboisasi 30 hektar kawasan Sipiso-piso atau Hutan Tanduk Benua Register 15/SM di Dusun Happoan, Desa Sinar Naga Mariah, Kecamatan Pematang Silimahuta, Kabupaten Simalungun yang terbakar.
“UPT- KPH Siantar-Simalungun sudah mengajukan kepada Kementerian Kehutanan RI agar hutan Sipiso-piso di reboisasi kembali. Memang selama ini hutan tersebut tidak banyak kayunya, yang banyak batu-batuan dan lalang ilalang. Lalang mudah terbakar sebab saat ini musim kemarau sehingga mudah terbakar dengan puntung rokok saja dibuang ke lalang tersebut bisa menimbulkan api,” ujar Sukendra.
Sebagaimana diketahui, kawasan Hutan Sipiso-piso terbakar, beberapa saat kemudian, petugas BPBD beserta 3 unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk membantu memadamkan kebakaran tersebut. Dan, anggota kita sudah dua hari standbye di lokasi.
“Sampai dengan malam mulai pukul 18.00 wib api telah menjalar sampai ke wilayah Karo di Desa Nageri Tongging Kecamatan Merek Kabupaten karo,” sebut Sukendra.
Dikatakan UPT-KPH, taksasi luas lokasi yang terbakar di lokasi yang berada di Kabupaten Karo seluas lebih kurang 20 ha (api mulai padam pada pukul 04.00 tgl 19 Juli 2024 tadi pagi), kata Sukendra.
“Tim UPT-KPH Wilayah XV Kabanjahe juga secara bersama sama di lokasi dengan Tim Dari Manggala Agni, BPBD Kab. Karo, Tim Polres Karo, Kepolisian Sektor Tiga Panah, Kodim Tanah Karo, Koramil Tiga Panah, Damkar Kab. Karo, MPA dan Masyarakat,” terang Sukendra.
Ditambahkannya, dilapangan juga dibantu dari , pemerintah desa dan kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA), tambahnya. (Winda)