29 Juni 2026
IMG-20260629-WA0099_copy_1468x826
Teks foto: Bakti TNI Percepat Pembangunan Jembatan Gantung Sungai Sowu Nias. (Ist)

Gunungsitoli (WartaDhana.Com): Pembangunan jembatan gantung di atas Sungai Sowu, Desa Hambawa, Kecamatan Gunungsitoli Utara, Kota Gunungsitoli, dalam program Bakti TNI untuk Rakyat terus menunjukkan kemajuan. Hingga Senin (29/6/2026), progres pekerjaan telah mencapai 66 persen. Pembangunan jembatan yang diprakarsai Presiden Prabowo Subianto tersebut diharapkan menjadi solusi atas rusaknya jembatan lama yang telah termakan usia sehingga tidak lagi aman digunakan masyarakat.

Jembatan gantung dengan bentangan sepanjang 100 meter yang melintasi sungai selebar sekitar 60 meter itu dibangun untuk membuka kembali akses vital masyarakat. Kehadirannya diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, mempermudah distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta mendukung akses menuju fasilitas pendidikan, kesehatan, dan pusat perekonomian di wilayah Kota Gunungsitoli.

Pada pelaksanaan pekerjaan hari ini, personel Satgas memfokuskan kegiatan pada pemasangan besi hanger dan pemasangan pagar jembatan. Seluruh tahapan dikerjakan secara bertahap dengan mengutamakan standar keselamatan dan kualitas konstruksi.

Pembangunan tersebut melibatkan personel Yon TP 905/TS, Yon TP 903/Baluseda, Koramil 01/Gunungsitoli Kodim 0213/Nias, Yonzipur I/DD, serta mendapat dukungan penuh dari masyarakat setempat. Material yang digunakan meliputi besi rangka jembatan, baut, mur, ring, dan seling dengan dukungan peralatan kerja berupa kunci ring, kunci Inggris, tali nilon, dan kotrek 10 ton. Semangat gotong royong antara prajurit TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mempercepat penyelesaian pembangunan.

Kapendam I/BB, Kolonel Inf Sandy, S.I.P., mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan wujud nyata komitmen TNI dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur. Menurutnya, kehadiran TNI tidak hanya diwujudkan melalui tugas pertahanan negara, tetapi juga melalui karya nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Bakti TNI untuk Rakyat bukan sekadar membangun jembatan, tetapi juga membangun harapan, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Kami berharap pembangunan ini dapat selesai tepat waktu sehingga segera dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mendukung aktivitas sehari-hari,” ujar Kapendam. (Red/Pendam I/BB)