7 Mei 2026
IMG_20260507_080959_copy_288x442
Teks foto: Kadis Perindag ESDM Sumut: Tim Dinas Perindag ESDM Provsu Lakukan Penertiban Tambang Batu Ilegal di Kawasan Danau Toba. (Ist)

Toba (WartaDhana.Com): Kepala Dinas Perindag dan ESDM Sumut Dedi Jamiansyah Putra, S.STP, M.SP mengatakan, Slsesuai arahan Gubernur dan Wakil Gubernur, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Perindag ESDM menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian kawasan Danau Toba serta memastikan setiap kegiatan pemanfaatan sumber daya alam berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Demikian hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Perindag dan ESDM Sumut Dedi Jamiansyah Putra, S.STP, M.SP kepada media, Rabu (7/5/2026) malam. Hal tersebut dikatakan Kadis, pasca Tim Cabang Dinas Perindag ESDM Wilayah III melakukan pengecekan lapangan pada (5 /2026) terkait informasi aktivitas penambangan batu ilegal di Desa Siregar Aek Nalas, Kecamatan Uluan, Kabupaten Toba.

Berdasarkan hasil peninjauan menemukan sejumlah aktivitas penambangan yang dikelola masyarakat setempat tanpa izin resmi (IUP).

Dalam hal ini, sebut Kadis, lokasi kegiatan juga berada di kawasan sekitar Danau Toba yang termasuk Kawasan Strategis Nasional (KSN) dan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), sehingga tidak sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan.

“Tim bersama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Toba, pemerintah kecamatan dan desa, serta perwakilan LBH SPPN turut melakukan peninjauan langsung ke beberapa titik penambangan,” sebut Kadis.

Dalam kesempatan tersebut, tim memberikan imbauan tegas kepada para pelaku untuk segera menghentikan aktivitas.

Dari hasil diskusi, masyarakat menyampaikan kesediaan untuk menghentikan kegiatan dengan catatan adanya solusi alternatif mata pencaharian. Menyikapi hal ini, pemerintah daerah berencana memfasilitasi pertemuan lanjutan guna mencari solusi yang tepat dan berkelanjutan.

Ditambahkan Kadis, apalagi Gubsu dan Wagubsu memiliki komitmennya dalam menjaga kelestarian kawasan Danau Toba. Sehingga, kita harus benar-benar menjaga dengan baik kawasan wisata tersebut, kata Kadis. (Red)