13 Mei 2026
Screenshot_2026-05-12-22-22-26-61_99c04817c0de5652397fc8b56c3b3817
Teks foto: Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) Sulaiman Harahap menghadiri acara Dinner Reception Konsul Kehormatan Kerajaan Belanda yang baru untuk Medan, Firsal Ferial Mutyara yang berlangsung di Diamond Ballroom, Cambridge Hotel Medan, Selasa (12/5/2026) malam. (Ist)

​Medan (Wartadhana.Com): Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) Sulaiman Harahap, menekankan hubungan bilateral dapat lebih diperkuat antara Indonesia dan Belanda khususnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dalam berbagai hal peluang investasi. Pengalaman negara Belanda dalam hal inovasi berkelanjutan diharapkan dapat dikoloborasikan bersama dengan Sumut.

Hal ini disampaikan Sulaiman Harahap saat menghadiri acara Dinner Reception Konsul Kehormatan Kerajaan Belanda yang baru untuk Medan, Firsal Ferial Mutyara yang berlangsung di Diamond Ballroom, Cambridge Hotel Medan, Selasa (12/5/2026) malam.

​”Kami membuka diri terhadap berbagai peluang investasi yang memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Pengalaman Belanda dalam inovasi berkelanjutan sangat berharga untuk kita kolaborasikan bersama,” ucap Sulaiman Harahap.

Dalam sambutannya Sulaiman Harahap
menyampaikan bahwa Sumut merupakan provinsi strategis dengan potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, industri pengolahan, serta maritim. Ia mengundang pihak Belanda untuk berkolaborasi, mengingat keunggulan negara kincir angin tersebut dalam teknologi pengelolaan air, pertanian modern, dan energi terbarukan.

​Pada Konsul Kehormatan Kerajaan Belanda yang baru untuk Medan, Firsal Ferial Mutyara, Sulaiman Harahap menyampaikan ucapan selamat atas dilantiknya Firsal Ferial Mutyara. Ia meyakini bahwa dengan dedikasi dan jejaring luas yang dimiliki Firsal, hubungan kerja sama antara Sumatera Utara dan Kerajaan Belanda akan semakin erat dan konkret.

​”Atas nama Pemerintah Provinsi dan masyarakat Sumatera Utara, kami mengucapkan selamat dan sukses kepada Bapak Firsal Ferial Mutyara. Kami berharap kehadiran Konsul Kehormatan ini menjadi penghubung aktif dalam membangun komunikasi di bidang perdagangan, investasi, pendidikan, hingga pariwisata,” ujar Sulaiman.

​Senada dengan hal tersebut, Deputy Head of Mission Kedutaan Besar Kerajaan Belanda di Jakarta, Adriaan Palm, menyatakan kegembiraannya dapat bertugas di Indonesia dan hadir langsung di Medan. Ia menekankan pentingnya kerja sama yang berorientasi pada masa depan, terutama terkait ketahanan pangan dan keberlanjutan (sustainability).

​”Saya berharap kita dapat bekerja sama lebih erat, terutama pada isu-isu ketahanan pangan dan memastikan bahwa kerja sama ini memberikan dampak ekonomi yang baik bagi masyarakat kedua negara. Kita juga fokus pada aspek keberlanjutan, baik dalam produksi maupun pengembangan energi hijau,” ungkap Adriaan Palm.

​Selain aspek ekonomi, Adriaan juga melihat potensi besar dalam pertukaran budaya untuk mempererat hubungan antarmasyarakat (people-to-people connection).

Sementara itu, Konsul Kehormatan Kerajaan Belanda yang baru dilantik Firsal Ferial Mutyara menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Kerajaan Belanda. Ia menegaskan komitmennya untuk memperkuat hubungan bilateral yang sudah terjalin lama, namun dengan fokus baru pada transformasi digital dan keberlanjutan.

​”Ini adalah amanah besar bagi saya. Fokus utama kami ke depan adalah menjadi jembatan yang efektif bagi kolaborasi bisnis (business matching), pendidikan, serta pertukaran budaya. Kami ingin memastikan hubungan ini memberikan nilai tambah yang nyata bagi masyarakat Sumatera Utara, terutama dalam pengembangan sumber daya manusia,” ujar Firsal.

​Ia menambahkan bahwa sinergi dengan Belanda sangat strategis mengingat negara tersebut memiliki keunggulan di bidang ekonomi hijau dan teknologi pertanian.

​”Kami akan terus mendorong peningkatan kualitas SDM melalui knowledge sharing dan koneksi antar-masyarakat (people-to-people connection). Dengan dukungan penuh dari komunitas bisnis dan pemerintah, kita akan membangun masa depan yang lebih kuat dan inklusif,” tambahnya.

​Acara ini turut dihadiri oleh jajaran perwakilan Kedutaan Besar di Medan, para pengusaha dari berbagai sektor, serta tokoh masyarakat di Sumut. (Red)