8 Maret 2026
IMG-20260210-WA0214_copy_287x149
Teks foto: TMMD ke-127 Kodim 0212/TS, Wabup Madina Apresiasi Kepada TNI Yang Melibatkan Masyarakat Setempat. (Ist)

Tapsel (WartaDhana.Com): Wakil Bupati Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara sangat apresiasi dengan adanya pelaksanaan TMMD ke -127 di wilayah Kodim 0212/Tapsel pada tahun 2026 ini.
“Karena, pelaksanaan TMMD yang dilaksanakan oleh TNI langsung melibatkan masyarakat setempat. Khususnya masyarakat Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel),” ujar Wabup Madina Atika Azmi Utammi Nasution pada kegiatan pembukaan TMMD ke-127 di wilayah Kodim 0212/Tapsel di lapangan bola Kelurahan Sangkunur, Selasa (10/2/2026).

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal sangat mengapresiasi pelaksanaan TMMD ke-127 ini. Dampaknya bukan hanya dirasakan Tapanuli Selatan, tetapi juga sangat membantu konektivitas dan aktivitas masyarakat di wilayah perbatasan,” ujar Atika.

Menurut Atika, pembangunan infrastruktur melalui TMMD menjadi faktor penting dalam memulihkan ekonomi dan mobilitas warga.”Dengan terbukanya akses jalan dan infrastruktur yang dibangun, masyarakat akan lebih mudah beraktivitas dan roda perekonomian perlahan bisa kembali berjalan,” katanya.

Pelaksanaan TMMD ke-127 Tahun 2026 ini dinilai sebagai kegiatan strategis yang tidak hanya berdampak pada pembangunan desa, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan mampu menjaga kondusifitas wilayah sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan di daerah pedesaan.

Program TNI Manunggal Membangun Desa sendiri merupakan wujud nyata kolaborasi lintas sektoral yang terus dijalankan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Melalui TMMD, TNI hadir tidak hanya sebagai penjaga kedaulatan, tetapi juga sebagai mitra rakyat dalam membangun desa dan memperkuat ketahanan nasional dari tingkat paling bawah.

Sementara itu, Dansatgas TMMD ke-127 Dandim 0212/Tapsel, Letkol Inf Dedi Harnoto, dalam sambutannya menjelaskan bahwa TMMD ke-127 difokuskan pada pemulihan wilayah yang terdampak bencana longsor.

Sasaran utama kegiatan meliputi peningkatan akses jalan dan penyediaan sarana air bersih melalui pembangunan sumur bor dan jaringan pipanisasi.

“Adapun sasaran fisik utama TMMD ke-127 yakni pengerasan badan jalan sepanjang 1.700 meter. Selain itu, terdapat sasaran tambahan berupa pembangunan satu unit rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan sumur bor dan pipanisasi, pembangunan MCK, penanaman pohon, rehabilitasi masjid dan lapangan bola, serta penguatan program ketahanan pangan,” jelasnya.

Selain itu, sebut Dansatgas, tidak hanya menyentuh pembangunan fisik, TMMD ke-127 juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik yang menyasar peningkatan kualitas sumber daya manusia.Kegiatan tersebut meliputi penyuluhan bela negara, penyuluhan hukum dan kamtibmas, penyuluhan bahaya narkoba, layanan pengobatan gratis, pembagian sembako, bazar murah, hingga pembagian paket stunting bagi masyarakat.

Sebelumnya, bertindak sebagai Komandan Upacara Kapten Arh Muhammad Yusuf S, sedangkan Inspektur Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Tapanuli Selatan, H. Gus Irawan Pasaribu.

Pada kesempatan Dalam momen pembukaan tersebut, tokoh masyarakat (Tomas) setempat Tomas Borkat Harahap menyampaikan apresiasi mendalam kepada jajaran TNI yang telah hadir dan bekerja bersama masyarakat.dikatakannya, program TMMD sangat membantu warga, terutama dalam pembangunan infrastruktur dasar yang selama ini sangat dibutuhkan.

“Kami berterima kasih kepada tentara yang sudah melaksanakan TMMD ke-127 di Kecamatan Angkola Sangkunur. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada bapak-bapak TNI yang telah membangun sumur bor, terutama di Lingkungan 1 dan Lingkungan 5,” ujar Borkat Harahap saat memberikan sambutan.

Hal senada juga disampaikan oleh warga Kecamatan Sangkunur, Amun Laoly. Ia mengaku bersyukur atas pembangunan jalan yang kini mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Menurutnya, akses jalan tersebut sudah ada sejak 40 tahun lalu, namun baru beberapa tahun terakhir mulai mendapat perhatian serius.

“Kami merasa sangat bersyukur dan berterima kasih kepada TNI. Jalan ini sudah ada sekitar 40 tahun, tapi lima tahun belakangan baru dibangun dengan batu-batu. Sekarang kondisinya jauh lebih baik,” ungkap Amun.

Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0212/TS (Dansatgas) Letkol Inf Dedi Harnoto, Dandim 0211/TT Letkol Inf Bayu Hanuranto Wicaksono, perwakilan Danrem 023/KS, Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution, unsur DPRD Tapsel/Wakil Ketua DPRD Fraksi Gerindra Abdul Basidh Dalimunthe, pimpinan OPD se-Tabagsel, unsur TNI-Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama. (Red)