Medan (Wartadhana.Com): Bupati Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara Syaiful Nasution melepas Calon Jemaah Haji (Calhaj) kloter 10 sebanyak 359 Calhaj di Embarkasi Medan diberangkatkan ke tanah suci.
Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan Tahun 1446 H/ 2025 M, H. Ahmad Qosbi,S.Ag, MM bersama Bupati Mandailing Natal H. Saipullah Nasution, SH, MM melepas secara resmi keberangkatan jemaah calhaj melalui penyerahan Pataka Merah Putih kepada TPHI Kloter 10 Embarkasi Medan dan penyerahan surat-surat kepercayaan kepada Petuas Kloter di Aula 1 Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan, Senin (12/5/2025).

Ketua PPIH Embarkasi Medan mengimbau jemaah calon haji Sumatera Utara senantiasa menjaga kekompakan selama menunaikan ibadah haji di tanah suci.
“Kloter 10 terdiri dari jemaah haji dari Kota Medan, Mandailing Natal dan Kota Pematangsiantar. Jemaah haji harus bersatu, saling tolong menolong dan saling membantu,” ungkapnya.
Ahmad Qosbi mengingatkan jemaah haji agar melaksanakan ibadah haji dengan khusyuk dan menyempurnakannya dengan memperbanyak ibadah serta memohon ampun atas dosa-dosa yang pernah dilakukan dan berjanji tidak mengulangi perbuatan dosa tersebut.

Ketua PPIH Embarkasi Medan menyampaikan, selama 41 hari melaksanakan ibadah haji di tanah suci, kemabruran haji ditentukan 5 jam saat kita Wukuf di Arafah, manfaatkalkeadaan.emoatanah 5 jam tersebut untuk fokus melaksanakan ibadah.
“Selamat jalan Dhuyufullah, selamat jalan Dhuyufurrahman, semoga selalu diberi kesehatan dan selalu dalam lindungan Allah SWT agar dapat menjalankan rangkaian ibadah haji dengan sempurna serta kembali ke tanah air memperoleh haji mabrur,” pungkasnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Kabupaten Madina H. Syaifullah Nasution didampingi Wabup Madina Atika Azmi Utammi Nasution, Anggota DPRD Kab Madina Edi Anwar Nasution juga mengatakan, Alhamdulillah pelayanan yang diberikan kepada jemaah haji luar biasa.
“Diawali dengan pembinaan untuk manasik dan sampai bisa melaksanakan ibadah haji. Untuk itu harapan saya agar jemaah dapat melaksanakan ibadah haji dengan lancar dan tetap menjaga kesehatan,” ujar Bupati.
Ditambahkan Bupati, yang paling utama para Calhaj harus menjaga kesehatan fisik. Karena disana jutaan orang melaksanakan ibadah. Sehingga butuh kesehatan fisik.
Dalam hal ini juga yang penting diingat oleh para Calhaj ketika melaksanakan ibadah sholat ke mesjid jangan sendiri, paling tidak bertiga. Hal itu dikarenakan apabila tersesat atau salah jalan bisa saling membantu. Dan, harapan kita untuk kedepannya bisa lebih baik lagi, kata Bupati.

Turut hadir pada acara tersebut Wakil Bupati Mandailing Natal Atika Azmi Utammi, anggota DPRD Kab Madina Edi Anwar Nasution, Kabag Kesra, Kakankemenag Kota Medan Impun Siregar, Kakankemenag Mandailing Natal Maranaik Hasibuan serta undangan lainnya.Jemaah Calhaj Kloter 10 Embarkasi Medan berasal dari Mandailing Natal 195 orang, Medan 155 orang, Pematangsiantar 2 orang, PHD Kota Medan 2 orang, PHD Mandailing Natal 1 orang, TPHI 1 orang, TPIHI 1 orang dan Tim Kesehatan 2 orang.
Sampai dengan keberangkatan Kloter 10, jemaah haji yang sudah diberangkatkan ke tanah suci berjumlah 3.586 orang (42, 58 persen) dan belum diberangkatkan berjumlah 4.836 orang (57,42 persen). (Red)