15 Juli 2024
Teks foto: Pada PRSU ke-49, Kadis Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Sumut H. Mulyadi Simatupang melalui Kasubag Umum dan Kepegawaian Riama Eva Br Panjaitan mengatakan, Diskanla mengangkat pemberdayaan ekonomi kerakyatan khususnya nelayan melalui UMKM. (Winda)

Medan ( WartaDhana.Com): ) Kepala Dinas Perikanan Sumut H. Mulyadi Simatupang mengatakan, di arena PRSU (Pekan Raya Sumatera Utara) yang ke 49, Diskanla mengangkat pemberdayaan ekonomi kerakyatan khususnya nelayan melalui UMKM.

Demikian hal tersebut dikatakan Kadis Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Sumut H. Mulyadi Simatupang melalui Kasubag Umum dan Kepegawaian Riama Eva Br Panjaitan baru-baru ini kepada wartawan di Stand Diskanla. Lebih lanjut dikatakannya, potensi Sumber Daya Alam (SDA) di laut menjadi salah satu kekuatan dan andalan untuk dimanfaatkan sebagai penghasilan khususnya bagi masyarakat ekonomi berpenghasilan rendah seperti kerang-kerangan menjadi aneka kerajinan yang intinya bagaimana masyarakat tetap mempunyai inovasi untuk menambah penghasilan ekonominya disamping menangkap ikan.

Dapat kita ketahui, kulit kerang ini kan limbah bisa dimanfaatkan menjadi kerajinan tangan. Seperti, vas bunga, cermin dan lainnya. Kerajinan ini termasuk dari nelayan dan merupakan hasil tangkapan nelayan. Kerang bisa dimakan dan cangkangnya bisa diolah buat kerajinan tangan, kata Eva.

Dalam hal ini pastinya Diskanla ikut berpartisipasi dalam kegiatan PRSU ke 49. “Kita turut memarkan jenis – jenis ikan. Diantaranya yang kita pamerkan di PRSU ini adalah olahan ikan dari UMKM. Selain membantu memasarkan kita juga menginformasikan kepada pengunjung yang datang ke stand Dinas Kelautan dan Perikanan,” jelas Eva.

Selain itu juga dikatakan Eva, hasil dari UMKM ini bisa kita bantu ke masyarakat khususnya yg UMKM. Hasil produksi ini bisa kita tukarkan atau perkenalan melalui hp atau kontak person. Misalnya ada yg mau mencari atau produk UMKM bisa melalui kontak person.

“Disini ada hasil pengolahan UMKM, ada ikan dori, ada bakso ikan, ada nuget dan lainnya. Selain kita pasarkan disini termaksud untuk membantu UMKM supaya produk yang kita pamerkan, masyarakat luas bisa lebih mengetahui,” terang Eva.

Dikatakannya, saya juga pernah merasakan ikan tenggiri menjadi empek-empek. Ini cukup bagus dan rasanya enak. Tidak kalah enaknya dengan hasil empek-empek asal Palembang. Misalnya hasil tangkapan ikan teri, udang, ada terasi. Manatau ada pengunjung yg berminat bisa langsung ke UMKM.

Selain itu ikan cupang disukai para anak-anak. Kemaren ada pengunjung yang datang melihat kemudian anaknya minta ikan cupang. Ikan cupang ini juga merupakan titipan dari UMKM asal Kota Binjai. Lebih sering kita kasih begitu saja kepada anak-anak. Karena gak tega kita liat anak-anak yang meminta ikan cupang kepada mamanya. Ada juga ikan air laut, lebih ribet pandangannya daripada ikan air tawar, katanya. (Winda)