30 April 2026
IMG-20260118-WA0073
Teks foto: Pangdam I/BB Mayjend TNI Hendy Antariksa Tinjau Kapal ANDRI 48 Bawa Bantuan Bencana Alam di terminal 203 Pelabuhan Belawan. (Ist)

Medan (WartaDhana.Com): Pangdam I/BB Pangdam I/BB Mayjen TNI Hendy Antariksa mengatakan, sebagai wujud kepedulian TNI AD terhadap warga masyarakat terdampak bencana alam di wilayah Sumatera Utara (Sumut), TNI AD kembali mengirimkan alat berat dan bahan makanan ,minuman.

Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya TNI AD dalam memastikan kesiapan logistik dan peralatan pendukung, baik untuk kebutuhan satuan maupun untuk membantu percepatan penanganan bencana di sejumlah wilayah yang terdampak. Kehadiran Pangdam di lokasi juga bertujuan memastikan seluruh proses bongkar muat berjalan aman, tertib, dan sesuai rencana distribusi.

Kapal ADRI 48 diketahui membawa muatan yang terbagi dalam dua kategori utama, yakni bekal TNI AD dan bekal bantuan bencana alam yang sangat dibutuhkan di lapangan.

“kegiatan ini dilakukan untuk memastikan seluruh bantuan yang dibawa Kapal ADRI 48 dapat segera dimanfaatkan dan didistribusikan secara tepat sasaran,” ujar Pangdam kepada Media, Minggu (18/01/2026) di terminal 203 Pelabuhan Belawan.

Lebih lanjut dikatakan Pangdam, untuk bekal TNI AD, kapal ini mengangkut perlengkapan Kapsussatlap yang akan digunakan oleh Yonif 122/Tombak Sakti. Perlengkapan tersebut terdiri dari: Ransel pelepas cepat sebanyak 450 buah yang dirancang untuk mendukung mobilitas prajurit dalam berbagai kondisi medan. 

“Hari ini saya ingin memastikan bahwa semua barang-barang yang dibawa oleh Kapal ADRI 48, baik bekal TNI AD maupun bantuan bencana alam, benar-benar siap disalurkan dan digunakan sesuai peruntukannya,” sebut  Pangdam I/BB yang didampingi Asops Kasdam I/BB Kolonel Inf Eko Antoni Chandra Lestianto, Kabekangdam I/BB Kolonel CBA Tito Simanjuntak, Kazidam I/BB Kolonel Czi Adi Ilham Zamani.

Untuk itu, keterlibatan TNI AD dalam penanganan bencana merupakan bentuk nyata komitmen TNI untuk selalu hadir membantu masyarakat, khususnya dalam kondisi darurat dan situasi sulit.

Pangdam juga menyampaikan pesan kepada masyarakat yang terdampak bencana agar tetap kuat dan tidak kehilangan harapan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memberikan dukungan serta doa demi kelancaran proses penyaluran bantuan dan pemulihan wilayah terdampak.

“Kami mengajak masyarakat untuk terus berdoa dan mendukung upaya TNI AD dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana. TNI AD akan terus bekerja keras, bersinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait, untuk membantu dan melayani masyarakat hingga kondisi kembali pulih,” tegasnya.

Dengan kedatangan Kapal ADRI 48 ini, diharapkan proses penanganan bencana dan pemulihan infrastruktur di wilayah terdampak dapat berjalan lebih cepat dan efektif, sekaligus memperkuat kesiapsiagaan TNI AD dalam menjalankan tugas kemanusiaan.

Tactical Angelhead Flash sebanyak 150 unit sebagai perlengkapan penerangan taktis dalam pelaksanaan tugas.

Selain perlengkapan militer, Kapal ADRI 48 juga membawa bekal bantuan bencana alam dalam jumlah besar. Bantuan ini mencakup alat berat dan sarana pendukung yang dinilai sangat krusial dalam proses evakuasi, perbaikan infrastruktur, serta pemulihan pascabencana, antara lain: 6 unit excavator Komatsu, 2 unit buldoser, 2 set jembatan Armco untuk membuka kembali akses transportasi, 2 set alat bor air guna memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat terdampak, 8 set bencek dan baut sisi topang jembatan Bailey sebagai komponen pendukung pembangunan jembatan darurat. 

Serta bantuan sembako berupa air mineral, biskuit Biskuat, dan Pop Mie untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, kata Pangdam. 

Ditambahkan Pangdam, bantuan tersebut berasal dari Bapak KASAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang sebelumnya juga sudah mengadakan peninjauan ke Kab. Tapanuli Tengah, masih banyak tempat-tempat yang harus dibersihkan pasca banjir bandang. Serta masih banyaknya jalan-jalan dan jembatan yang harus dibenahi kembali, sehingga masyarakat mendapatkan akses dengan lancar.

“Bantuan ini akan langsung kita luncurkan ke Desa Tukka Kab. Tapanuli Tengah, serta wilayah lainnya yang membutuhkan,”jelas Pangdam. (Red)