19 Juli 2024

Madina (WartaDhana.Com): Kapolres Mandailing Natal (Madina) AKBP HM Reza Chairul AS menyampaikan selama 2022 telah menangani kasus kriminal sebanyak 639.

Demikian hal tersebut dikatakan Kapolres Kab Madina AKBP HM Reza Chairul AS saat melaksanakan pers release ungkap kasus akhir tahun 2022 di Halaman Mako Polres Madina, Madina, Sumut, Jumat (30/12/2022).

Acara pemaparan tersebut dihadiri Wakil Bupati Atika Azmi Utammi, Ketua Pengadilan Negeri Arief, Pengadilan Agama Hasanuddin Hasibuan, TNI, Kejaksaan dan Kepala OPD serta berbagai ormas di Kabupaten Madina.

Reza mengatakan tingkat pengungkapan kejahatan yang ditangani Sat Reskrim sepanjang tahun 2022 mengalami peningkatan dari tahun 2021. Sementara angka korban kecelakaan lalu lintas menurun.

Pada tahun 2022, Sat Reskrim mengalami peningkatan 12,30% dengan 639 kasus dibandingkan pada tahun 2021 hanya sebanyak 569 kasus.

Satres Narkoba juga mengalami peningkatan sebesar 38,30% di tahun 2022 dengan angka 112 kasus, meningkat dari kasus sebelumnya sebanyak 81 kasus.

Sementara angka lakalantas untuk tahun 2022 menurun menjadi 58 dibandingkan tahun 2021 sebanyak 77 kasus.

AKBP Reza mengatakan pihaknya akan terus mencoba memberikan yang lebih baik dalam memberikan pelayanan pada masyarakat.

“Kami akan terus berupaya lebih baik kedepannya, sehingga situasi aman dan kondusif terus terjaga di kabupaten ini,” kata Reza.

Kemudian acara dilanjutkan dengan pembakaran barang bukti sitaan, diantaranya narkoba jenis ganja. #madinaBersyukurMadinaBerbenah

Sepanjang 2022, Polres Madina Tangani 639 Kasus Kriminal

Panyabungan, Diskominfo – Kapolres Mandailing Natal (Madina) AKBP HM Reza Chairul AS menyampaikan selama 2022 telah menangani kasus kriminal sebanyak 639.

Hal tersebut disampaikan Reza saat melaksanakan pers release ungkap kasus akhir tahun 2022 di Halaman Mako Polres Madina, Madina, Sumut, Jumat (30/12/2022).

Acara pemaparan tersebut dihadiri Wakil Bupati Atika Azmi Utammi, Ketua Pengadilan Negeri Arief, Pengadilan Agama Hasanuddin Hasibuan, TNI, Kejaksaan dan Kepala OPD serta berbagai ormas di Kabupaten Madina.

Reza mengatakan tingkat pengungkapan kejahatan yang ditangani Sat Reskrim sepanjang tahun 2022 mengalami peningkatan dari tahun 2021. Sementara angka korban kecelakaan lalu lintas menurun.

Pada tahun 2022, Sat Reskrim mengalami peningkatan 12,30% dengan 639 kasus dibandingkan pada tahun 2021 hanya sebanyak 569 kasus.

Satres Narkoba juga mengalami peningkatan sebesar 38,30% di tahun 2022 dengan angka 112 kasus, meningkat dari kasus sebelumnya sebanyak 81 kasus.

Sementara angka lakalantas untuk tahun 2022 menurun menjadi 58 dibandingkan tahun 2021 sebanyak 77 kasus.

AKBP Reza mengatakan pihaknya akan terus mencoba memberikan yang lebih baik dalam memberikan pelayanan pada masyarakat.

“Kami akan terus berupaya lebih baik kedepannya, sehingga situasi aman dan kondusif terus terjaga di kabupaten ini,” kata Reza.

Kemudian acara dilanjutkan dengan pembakaran barang bukti sitaan, diantaranya narkoba jenis ganja. #madinaBersyukurMadinaBerbenah

Panyabungan, Diskominfo – Kapolres Mandailing Natal (Madina) AKBP HM Reza Chairul AS menyampaikan selama 2022 telah menangani kasus kriminal sebanyak 639.

Hal tersebut disampaikan Reza saat melaksanakan pers release ungkap kasus akhir tahun 2022 di Halaman Mako Polres Madina, Madina, Sumut, Jumat (30/12/2022).

Acara pemaparan tersebut dihadiri Wakil Bupati Atika Azmi Utammi, Ketua Pengadilan Negeri Arief, Pengadilan Agama Hasanuddin Hasibuan, TNI, Kejaksaan dan Kepala OPD serta berbagai ormas di Kabupaten Madina.

Reza mengatakan tingkat pengungkapan kejahatan yang ditangani Sat Reskrim sepanjang tahun 2022 mengalami peningkatan dari tahun 2021. Sementara angka korban kecelakaan lalu lintas menurun.

Pada tahun 2022, Sat Reskrim mengalami peningkatan 12,30% dengan 639 kasus dibandingkan pada tahun 2021 hanya sebanyak 569 kasus.

Satres Narkoba juga mengalami peningkatan sebesar 38,30% di tahun 2022 dengan angka 112 kasus, meningkat dari kasus sebelumnya sebanyak 81 kasus.

Sementara angka lakalantas untuk tahun 2022 menurun menjadi 58 dibandingkan tahun 2021 sebanyak 77 kasus.

AKBP Reza mengatakan pihaknya akan terus mencoba memberikan yang lebih baik dalam memberikan pelayanan pada masyarakat.

“Kami akan terus berupaya lebih baik kedepannya, sehingga situasi aman dan kondusif terus terjaga di kabupaten ini,” kata Reza.

Kemudian acara dilanjutkan dengan pembakaran barang bukti sitaan, diantaranya narkoba jenis ganja. (Winda/rel)