29 Februari 2024

Medan (WartaDhana.com): Ahmad Effendi Pohan salah satu sosok yang lebih layak untuk menjadi Sekda Provinsi.

“Karena, ada ( 4 ) nama tersebut, yakni Afifi Lubis yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris DPRD Sumut, Ismail Parenus Sinaga (Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah/BPKAD), Aspan Syofyan Batubara (mantan Penjabat Bupati Madina dan mantan Kepala Dinas Perkebunan Sumut) serta Ahmad Efendi Pohan (mantan Kepala Dinas Bina Marga).

Mengingat masa jabatan R. Sabrina sebagai Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) diperkirakan akan berakhir karena terhitung 1 Juni 2021 dia akan memasuki masa pensiun dan sejumlah nama disebut berpeluang mengisi jabatan tersebut.

Demikian hal tersebut dikatakan anggota DPRD Provinsi Sumut dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Abdul Rahim Siregar, kepada pers di Medan, Jumat (16/4), menilai ada empat nama birokrat di lingkungan Pemprov Sumut yang wajar mengikuti seleksi dan layak diusulkan menjadi calon Sekdaprov pengganti R. Sabrina.

“Keempat nama tersebut merupakan pejabat karir terbaik dan saya menilai mereka adalah sosok yang visioner serta memiliki kapasitas dan kualitas yang baik,” ujar Abdul Rahim.

Jika mencermati perjalanan karir dan pengalaman yang dimiliki, ia memastikan siapapun yang terpilih dari dari empat nama birokrat itu akan mampu menjalankan administrasi pemerintahan.

Abdul Rahim menambahkan bahwa salah satu dari empat nama birokrat tersebut wajar diusulkan menjadi calon Sekdaprov Sumut itu setelah dinyatakan lulus dalam semua tahapan seleksi lelang jabatan.

Sebab, menurut dia, keempat orang birokrat tersebut selama ini dinilai memiliki kemampuan komunikasi yang baik, koordinasi dan pembinaan kepada perangkat di bawahnya serta kepada Gubernur dan Wagub Sumut.

Diakuinya, untuk bisa mengisi jabatan Sekdaprov bukan hal yang mudah bagi setiap peserta lelang jabatan karena harus lolos secara administrasi kepegawaian dan menyelesaikan seluruh rangkaian atau tahapan seleksi dengan angka terbaik.

Tiga orang peserta terbaik dari seluruh tahapan seleksi akan diusulkan oleh Gubernur Sumut kepada Presiden untuk dipilih salah satu yang terbaik.

“Kalau untuk usulan itu sepenuhnya hak prerogatif gubernur, tetapi kita berharap nantinya yang akan duduk sebagai Sekdaprov Sumut itu adalah yang terbaik, dan mampu mengemban jabatan itu,” ujarnya.

Meski demikian, anggota Komisi A DPRD Sumut ini menyatakan optimis bahwa keempat nama tersebut masing-masing memiliki peluang lulus seleksi sebagai kandidat calon pimpinan tertinggi ASN di Pemprov Sumut itu.

Pihaknya berharap Sekdaprov Sumut yang baru nanti bisa membuat Sumut lebih maju.

Ia berharap kepada Sekdaprov Sumut yang terpilih kelak bisa membuat Sumut lebih maju serta memiliki keberpihakan kepada penciptaan lapangan kerja, mendukung kegiatan-kegiatan yang membangkitkan ekonomi usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan mampu menjembatani kerja sama yang baik dengan DPRD setempat.

Ketika ditanya soal kinerja R Sabrina selama menjabat Sekdaprov Sumut, Abdul Rahim mengemukakan bahwa Sabrina selama mengemban jabatan tersebut telah menunjukkan loyalitas serta kinerja terbaik dan mampu menjadi penghubung yang baik antara eksekutif dengan legislatif.

“Kita mengapresiasi kinerja beliah, karena selama mengemban tugas sebagai Sekdaprov Sumut mampu membangun komunikasi yang baik dengan DPRD Sumut,” ucapnya. (Winda)