29 Februari 2024

 

Madina (WartaDhana): Kepala Staf Keperesidenan (KSP) Jenderal TNI (purn) Moeldoko melakukan peletakan batu pertama pembangunan monumen Jenderal Besar Abdul Haris Nasution di Komplek Perkantoran Bupati Mandailing Natal (Madina) dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Madina, Minggu (8/12).

KSP Moeldoko dalam pidatonya mengakui SDM Mandaling Natal luar biasa, sudah mewarnai dunia internasional, dan jika SDM dan SDA ini dipadu, Kabupaten Madina akan bisa berkembang dengan pesat.


Dijelaskan Moeldoko, terkait Monumen Jenderal Abdul Haris, perlu saya sampaikan, bahwa buku Jenderal besar Abdul Haris Nasution ini sudah menjadi buku wajib bacaan dalam militer di seluruh akademi militer dunia.

“Jenderal besar Abdul Haris Nasution, telah memberikan suritauladan, beliau tidak saja memberi contoh bagi kita semua, tetapi menjadi figur yang harus kita contoh,”tandasnya.


Dijelaskannya, Jenderal Abdul Haris Nasution juga merupakan panutan militer di Indonesia bahkan militer dunia. Dan saya sangat kagum pada Jenderal Abdul Haris. Beliau ini menjadi motivasi, motivator sehingga saya bisa menjadi Panglima TNI.


Dalam kesempatan tersebut Moeldoko mengajak masyarakat Madina untuk lebih berfikir maju kedepan. “mari menatap masa depan, Indonesia maju, semua bergerak maju. Madina itu gudangnya orang hebat, banyak tokoh nasional berasal dari Mandaling Natal,”harapnya.

Lebih lanjut lagi dijelaskan Moeldoko, kedepannya akan ada penambahan 400.000 kartu Indonesia pintar untuk perguruan tinggi. ” Kedepannya tidak ada yang ketinggalan, semua kedudukan masyarakat sama. Sehingga Indonesia memiliki ilmu pengetahuan seimbang dengan negara maju. Makanya sudah saatnya tonggak sejarah akan ditancamkan di Madina,” katanya.

Sementara itu Bupati Madina Drs Dahlan Hasan Nasution dalam sambutannya menuturkan, monumen ini sudah ditunggu bertahun. Kehadiran Moeldoko merupakan kebanggaan masyarakat Madina. Sejarah jenderal Abdul Haris Nasution sudah tidak diragukan lagi kebesaran tekhnik perang yang diadopsi bukan saja nasional akan tetapi internasional.


Selain melakukan peletakan batu pertama monumen Jenderal Besar Abdul Haris Nasution Moeldoko juga melakukan Penandatanganan prasasti peresmian penyambungan arus listrik dari PT SMGP ke gardu induk Pt PLN (Persero), dan pendatanganan prasasti Muldoko islamic senter dan sekolah anak yatim-piatu,”paparnya .(Benny Lubis/winda)