16 Juli 2024
Teks foto: Sejumlah Pejabat Pemkab Madina Sambut Jemaah Haji di Embar Kasih Medan.

Medan (Wartadhana.Com): Sejumlah pejabat Pemkab Madina turut hadir menyambut kepulangan jemaah haji kloter (Kelompok Terbang) 15 sebanyak 358 jamaah haji Asal Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tiba di Asrama Haji Medan. Rabu (10/07/2024) Siang.

Rombongan Jamaah haji tiba di asrama haji Medan sekitar pukul :14.28 WIB.

Teks foto: Bupati Madina HM Jak’far Sukhairi Nasution yang diwakili Asisten II Setdakab Madina dr. Syarifuddin Nasution mengatakan, agar jamaah haji untuk meningkatkan keimanannya dan menjadi contoh yang baik ditengah-tengah masyarakat.

Kedatangan jamaah haji tersebut disambut oleh Kakanwil Kemenag Sumut H. Ahmad Qosby A.Ag, Kakan Kemenag Madina H. Armen, Asisten II Setdakab Madina dr. Syarifuddin Nasution, kadis PMD, Kabag Kesra, Kabag Humas dan Protokol, dan Kabid Kominfo.

Kepala kantor wilayah Kementerian agama (Kakanwil Kemenag) Sumut H.Ahmad Qosby S.Ag, MM, mengucapkan selamat datang para tamu Allah kembali ketanah air. Dia berharap kedatangan dari tanah suci itu dapat menjadi haji mabrur dan hajjah mabruroh.

Teks foto: Jemaah Haji kloter 15 asal Kab Madina

“Alhamdulillah jamaah haji kloter 15 yang diberangkatkan menuju tanah suci Makkah telah kembali dengan sehat sesuai dengan jumlah yang diberangkatkan,” kata Qosby.

Bupati Madina HM.Jafar Sukhairi Nasution melalui Asisten II Setdakab Madina dr. Syarifuddin Nasution menyampaikan selamat datang ditanah air.

“Hari ini jamaah haji kloter 15 telah sampai ke tanah air dan selanjutnya akan menuju Kabupaten Madina, semoga selamat sampai sampai kampung halaman ,” kata Syarifuddin.

Syarifuddin berharap agar jamaah haji untuk meningkatkan keimanannya dan menjadi contoh yang baik ditengah-tengah masyarakat.

Sementara Kabag kesejahteraan rakyat (Kesra) Bahruddin Juliardi S.Sos, menyampaikan kepulangan jamaah haji kloter 15 dari asrama haji Medan menuju Madina menggunakan 11 Bus ALS via Ranto.

“Rombongan jamaah haji kepulangannya ke Kabupaten Madina mengunakan jalur via Ranto, berbeda dengan kloter 3 sebelumnya melalui jalur Sipirok, dari 358 jamaah tersebut ada 11 jamaah yang tidak ikut rombongan. Artinya pulang bersama keluarga,” sebut Bahruddin. (Winda)