16 Juli 2024
Teks foto: Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Agus Fatoni mengikuti rapat dengan Kemenko Marves dan PT Aviasi dan Pariwisata Indonesia, Rabu (3/7) di Hotel JW Marriot, (Ist)


Medan (WartaDhana.Com): Provinsi Sumatera Utara (Sumut) lagi-lagi akan menjadi tuan rumah perhelatan Aquabike World Championship Tahun 2024. Penjabat (Pj) Gubernur Sumut Agus Fatoni berharap adanya acara internasional tersebut mampu berdampak besar pada  perekonomian masyarakat.

“Ini event kedua kalinya di Danau Toba, jadi harusnya bisa lebih baik, lebih baik secara strategi dan juga rencananya, persiapannya sehingga bisa berdampak lebih luas dan lebih masif ke masyarakat kita secara berkesinambungan,” kata Fatoni usai rapat dengan Kemenko Marves dan PT Aviasi dan Pariwisata Indonesia di Hotel JW Marriot, Medan, Sumut, Rabu (3/7/2024).

Sebagaimana diketahui, Danau Toba menjadi tuan rumah ajang kompetisi jet ski dunia yang akan di selenggarakan dari tanggal 13-17 November 2024. Seperti tahun lalu, akan ada empat kabupaten yang menjadi tuan rumah Aquabike World Championship 2024, yaitu Kabupaten Karo, Dairi, Simalungun dan Samosir.

Teks foto: Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Agus Fatoni  mengikuti rapat dengan Kemenko Marves dan PT Aviasi dan Pariwisata Indonesia, Rabu (3/7) di Hotel JW Marriot,  (Ist)

Fatoni menekankan agar komunikasi dan koordinasi antar daerah dapat ditingkatkan lebih baik lagi. Tak hanya daerah, dirinya juga meminta pihak penyelenggara untuk terus berkoordinasi agar acara internasional tersebut sukses digelar.

“Komunikasi kita perlu lebih lancar, koordinasi semakin kuat agar event ini berjalan dengan baik, apa yang kurang dari tahun lalu kita perbaiki di tahun ini,” ucap Fatoni.

Dalam kesempatan yang sama, Pj Bupati Dairi Charles Surung Lambot Bantjin meminta agar infrastruktur pendukung Aquabike World Championship untuk Dairi dan Karo lebih maksimal. Hal ini dikarenakan Kabupaten Karo dan Dairi masih minim dalam pembangunan infrastruktur.

“Saya harap porsinya lebih seimbang, seperti fasilitas umum, jalan dan bangunan lainnya. Untuk Dairi dan juga Karo mungkin tidak menyamai Samosir dan Simalungun, tetapi paling tidak porsinya lebih baik,” kata Charles.

Hadir pada rapat kali ini, di antaranya Deputi Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenko Marves Odo RM Manuhutu, Sekdakab Karo Terkelin Purba dan OPD terkait lainnya. Hadir juga jajaran PT Aviasi Pariwisata Indonesia, serta unsur Forkopimda. (Winda)