14 Juli 2024
Tokoh masyarakat Sumut yang juga merupakan Bendahara Partai Gerindra Sumatera Utara Meryawati Amelia Prasetyo yang akrab disapa kak Ayin turut hadir di acara Bhakti Sosial Pengobatan Gratis yang dilaksanakan oleh HOPE

Medan (Wartadhana.Com): Tokoh masyarakat Sumut yang juga merupakan Bendahara Partai Gerindra Sumatera Utara sekaligus Bendahara TKD Prabowo- Gibran untuk Sumut , Meriyawaty Amelia Prasetio yang akrab disapa kak Ayin turut hadir di acara Bhakti Sosial Pengobatan Gratis yang dilaksanakan oleh Yayasan Harapan Qosis Peduli Empati (HOPE) di Jln Pertempuran Komplek Brayan City Blok G Medan, Minggu (3/12) .

Pada pelaksanaan Bhakti Sosial tersebut terdiri dari pengobatan, konsultasi, umum dan anak. Selain itu juga pembagian kacamata serta chek gula darah, asam urat dan kolesterol.

Dari pantauan media, terlihat kak Ayin didampingi oleh Ketua Yayasan HOPE Samsudin Zhang, ST menerima keluhan dari pasien peserta Bhaksos yang hadir. Pada kesempatan tersebut, kak Ayin juga menanyakan kepada pasien mengalami keluhan apa saja.

Ayin yang cukup dikenal dengan kalangan masyarakat tidak sungkan-sungkan ikut langsung mengecek tekanan darah (tensi) pasien.menuliskan keluhan dari pasien mengalami sakit apa. Dengan penuh harap pasien juga menyampaikan keluhannya sakit asam lambung.

“Pasien yang mengalami asam lambung harus menjaga pola makan yaitu selalu menjaga makan dan jangan terlalu banyak pikiran. Selain itu juga, penyebab dari asam lambung adalah karena terlalu sering mengkonsumsi dari mie, dan cabai ,kopi, Teh . Asam lambung itu harus tepat jadwal makan,” jelas Ketua Yayasan HOPE Samsudin Zhang, ST didampingi kak Ayin yang juga merupakan Caleg DPRD Sumut Dapil 2 dari Partai Gerindra.

Samsudin yang didampingi kak Ayin memperkenalkan alat-alat kesehatan dan sambil menjelaskan bahwa keberadaan HOPE ini lebih mementingkan untuk kesehatan masyarakat. Masyarakat bebas berobat, bahkan tengah malampun kalau ada membutuhkan kita siap melayani masyarakat.

“Seperti ini ini ada tabung oksigen, kalau ada masyarakat yang membutuhkan tabung oksigen juga kita berikan. Demikian halnya juga kursi roda, kita juga beli kursi roda sebanyak 10 unit. Karena pasien juga sering menggunakan kursi roda,” terang Samsudin.

Lebih lanjut Samsudin mengatakan, Yayasan HOPE ini Sudah Ada Sejak 2012 terdapat kumpulan dokter-dokter yaitu mencapai 500 an dokter. Karena pada awal berdirinya Yayasan HOPE hanya dua dokter saja, terang Samsudin dihadapan kak Ayin dan tokoh masyarakat Komplek Brayan City Blok G yang akrab disapa bung Jakob.

Pada kesempatan tersebut kak Ayin mengatakan, luar biasa memang keperdulian HOPE kepada masyarakat. Karena kita ketahui, dengan Bhakti Sosial ini seluruh masyarakat Sumut bebas berobat dan tidak ada diambil biayapun. Dan, HOPE melakukan Bhaksos ada di beberapa titik dengan tujuan untuk kesehatan masyarakat, kata Ayin.

Sementara itu, salah seorang tokoh masyarakat setempat Jakob menambahkan, dengan hadirnya HOPE ini sangat positif di wilayah kita ini. Khususnya bagi masyarakat, kata Jakob. (Azly)