16 Juni 2024
Teks foto: Ketua Umum Rumah Komunikasi Lintas Agama (RKLA) Bunda Indah.

Medan (WartaDhana.Com): Ketua Umum (Ketum) Rumah Komunikasi Lintas Agama (RKLA) Bunda Indah mengingatkan keterlibatan kaum perempuan dalam ruang politik jangan hanya sekadar alat politik untuk mendulang suara dalam Pemilu, tetapi harus menjadi aktor dalam berpolitik.

“Dalam kontestasi Pemilu 2024 mendatang, perempuan harus mampu menempatkan dirinya menjadi subjek dan tidak mudah terpengaruh berbagai upaya adu domba yang dapat memicu perpecahan antar sesama anak bangsa,” katanya di Medan, akhir pekan lalu.

Pernyataan tersebut digaungkan Bunda Indah di sela menghadiri acara malam amal dan pengumpulan donasi bertajuk “Batak For The Word” yang digagas Lions Club Medan Seruni dan Torang Sitorus Charity Night.

Ia mengingatkan perempuan di seluruh Indonesia untuk lebih kritis terhadap segala janji-janji para politik di tengah masih rendahnya edukasi politik kepada kaum perempuan, terutama ibu-ibu.

Sebaliknya, perempuan yang sudah memiliki edukasi politik yang cukup harus siap memahami situasi politik dan berpikir cerdas agar dapat memanfaatkan Pemilu sebagai momentum ataupun peluang perempuan untuk memastikan hak-hak keadilan dan kesetaraan.

Sebab, lanjutnya, perempuan dalam konteks pemilu mempunyai peluang dan kesempatan yang sama besarnya dengan laki-laki untuk berpartisipasi dalam dunia politik.

Dalam hal menyuarakan hak-hak keadilan dan kesetaraan, Bunda Indah menegaskan, perempuan harus bersatu, tetap rendah hati serta senantiasa dapat menunjukkan mental akhlak yang baik pada bangsa ini.

Kalau perempuan bersatu menjaga NKRI di tahun politik, ia menyakini tidak akan terjadi kerusakan di bumi Indonesia.

Oleh karena itu, ia mengajak kaum perempuan saling bergandengan tangan menjaga kedamaian demi menjaga persatuan kesatuan di dalam bingkai NKRI dengan mengedepankan nilai-nilai luhur yang selama ini menjadi pedoman masyarakat Indonesia.

“Penting bagi seluruh perempuan di seluruh Indonesia, kalau sesama perempuan saling mendukung, saling memotivasi, saling menginspirasi, maka yang ada NKRI harga mati,” tutur bunda yang juga merupakan tokoh nasional perempuan.

Khusus kepada masing-masing bakal calon presiden dan bakal calon wakil presiden, tim pemenangan, relawan, dan masyarakat secara umum, Bunda Indah mengimbau agar tetap mengedepankan rasa persaudaraan dan menyambut pesta demokrasi secara bijak.

“Jangan sampai perbedaan dalam sikap politik dan pilihan justru merusak rasa persaudaraan sesama anak bangsa,” ujar bunda yang cukup dikenal dengan sosialnya.

Kepada presiden dan wakil presiden terpilih periode 2024-2029, Bunda Indah berpesan agar mampu menekan angka kemiskinan sekaligus meningkatkan kesejahteraan rakyat. (Winda)