14 Juli 2024

Medan (WartaDhana.Com): Kajari Kab Madina Novan Hadian SH mengatakan, persoalan pemeriksaan beberapa Camat di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara dengan adanya persoalan pelaksanaan Bimtek hanya klarifikasi.

Demikian hal tersebut dikatakan Kajari Kabupaten Madina Novan Hadian SH kepada media, Sabtu (7/10/2023) di Medan. Lebih lanjut dikatakan Kajari, persoalan tersebut sudah dilaporkan ke Kasipidsus dan masih sebatas klarifikasi, jelas Novan.

Sementara itu, Kasi Pidsus Kejari Madina menambahkan, persoalan dipanggilnya beberapa Camat di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara tentang pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) sampai saat ini masih sebatas klarifikasi, kata Kasi Pidsus Kejari Raskita Surbakti SH.

Lebih lanjut dikatakan Raskita, berdasarkan laporan dari masyarakat adanya dugaan korupsi di balik pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) perangkat desa yang berlangsung beberapa kali. “Maka kita dari Kajari menindaklanjuti persoalan tersebut dan masih dalam bentuk klarifikasi kepada beberapa Camat dengan persoalan Bimtek tersebut,” jelas Raskita.

Sementara itu, Kadis PMD Mainul Lubis ketika dikonfirmasi dengan persoalan tersebut menjelaskan “klarifikasi itu, bukan pemeriksaan,” jelasnya melalui pesan singkat 08217700XXXX.

Sebelumnya, Kejari Kab Madina melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah Camat pada Kamis (5/10/2023) lalu. 

Isu yang berkembang di Kabupaten Madina, dipanggilnya beberapa Camat karena adanya dugaan  penyimpangan dan dugaan korupsi di balik pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) perangkat desa yang berlangsung beberapa kali.

Dapat diketahui di Kabupaten Madina terdapat 377 desa. Dan setiap peserta dibebani dari dana desa diketahui senilai Rp5 juta. (Winda)