14 Juli 2024

Medan (WartaDhana.com): Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi berharap perusahaan di Sumut, yang berskala besar hingga kecil, dapat membantu pemerintah, dalam memberikan kesejahateraan bagi karyawan, sehingga terwujudnya kemakmuran masyarakat Sumut.

Hal ini disampaikan Gubernur Edy Rahmayadi saat memberikan penghargaan produktivitas Siddhakarya Tingkat Provinsi Sumut tahun 2022, yang berlangsung di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur,  Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan, Selasa (15/11).

“Dengan penghargaan ini diharapkan bagaimana perusahaan dapat menyejahterkan karyawan, yang tujuannya adalah kemakmuran rakyat,” ucap Edy Rahmayadi.

Mengenai pertumbuhan ekonomi, Edy Rahmayadi juga mengajak para pengusaha untuk bersama dengan pemerintah bergandengan tangan. Dimana saat ini, di Sumut sudah mencapai 5,6%, dan nasional 5,7%. Pemprov Sumut juga menargetkan inflasi ini dapat ditekan sampai 4%.

Selain itu, Edy Rahmayadi juga mengajak perusahaan yang memiliki anggaran corporate social responsibility (CSR) untuk dapat membantu pemerintah, dengan menyalurkan dana tersebut ke wilayah sekitar perusahaan, yang bertujuan untuk membantu masyarakat di sekitar usaha agar lebih sejahtera.

“Selain itu, bisa juga Bapak dan Ibu pengusaha memberikan bantuan pada perkembangan dunia olahraga di Sumut. Bila satu perusahaan dapat  mencari atlet satu saja, tentunya Sumut akan tidak kekurangan para atlet dalam mengharumkan nama Sumut dalam kompetisi Nasional bahkan Internasional,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Sumut Baharuddin Siagian mengatakan, maksud dan tujuan pelaksanaan penghargaan ini untuk mendorong dunia usaha, terutama dunia usaha kecil dan menegah memiliki daya saing, sehinga dapat menciptakan lapangan kerja untuk kesejahteraan masyarakat.

“Ini upaya untuk memberikan pengakuan dan penghargaan dalam meningkatkan produktivitas dan percontohan bagi perusahaan lainnya yang ada di Sumut,” ucap Baharuddin.

Menurutnya, unsur penilaian yang dilaksanakan berupa performa usaha dengan metode penilaian, antara lain kepemimpinan, perencanaan strategis yang fokus pada pengembangan manajeman dan SDM, pelanggan, perluasan pasar, data informasi, analisis, serta manajemen hasil usaha dan produktivitas.

Peserta perusahan antara lain, peserta yang mendaftar secara online, yang telah dilakukan verifikasi dukumen data oleh Kementerian Tenaga Kerja dan Dinas Tenaga Kerja Sumut, yang terdata sebanyak 16 perusahaan.

Dari hasil verifikasi tersebut didapat 6 perusahaan kategori Unggul yang memperoleh penghargaan, yang terbagi dalam klasifikasi perusahaan besar, menengah dan kecil. Klasifikasi besar yakni PT Pasifik Medan Industri yang bergerak pada komoditi minyak goreng, dan PT Indofood Sukses Makmur yang bergerak dalam usaha mie instan.

Klasifikasi menengah jatuh pada PT Pasar Swalayan Maju Bersama, dan PT Es Siantar yang bergerak dalam usaha minuman botol. Selanjutnya klasifikasi kecil yakni CV Mandiri Kopi dan UD Harta Tenun Ulos.

Kemudian dalam kategori Berkembang tercatat tiga perusahaan yakni PT Tanimas Soap Industries yang bergerak usaha sabun, PT Adimulia Sarimas Industri usaha sabun kecantikan dan CV Jaya Kencana usaha pelatihan.

“Pemberian penghargaan juga diberikan pada Bupati/Walikota sebagai pembina pada perusahaan yang menerima Lencana Produktivitas tersebut, yakni Bupati Delisedang, Walikota Medan dan Pematangsiantar,” katanya.

Harapan kedepan, menurut Baharuddin, perusahaan dapat menginspirasi perusahaan lain ikut bersaing pada tahun berikutnya. Diharapkan yang menerima penghargaan ini dapat mengikuti penghargaan tingkat nasional dan meraih penghargaan yang lebih tinggi.

Hadir di antaranya, Bupati Deliserdang Ashari Tambunan, Plt Walikota Pematangsiantar Susanti Dewayani, Walikota Medan Bobby Nasution, Kepala Dinas Tenaga Kerja Sumut Baharuddin Siagian, serta sejumlah pimpinan perusahaan penerima penghargaan

(Winda)